10 June 2010

La Blonde Attitude

Dimuat di KoKi (Kolom Kita), Senin, 22 Maret 2010 (klik disini)

The blonde girls -wanita berambut pirang- sering diidentikkan dengan seks dan seks serta seks. Begitu kuatnya image blonde girls yang dinilai berkisar tak jauh dari urusan dada ke bawah menciptakan blonde phobia diantara sesama wanita, terutama mereka yang sudah berpasangan.

Banyak cerita, baik kisah nyata maupun bualan ataupun gosip, berisikan kehebatan para blonde girls menggoda lelaki berpaling dari pasangannya, yang tentu saja membuat posisi kaum wanita berambut pirang tersudut ke belakang ruang. Ketakutan akan wanita berambut pirang begitu luas seolah - olah wanita berambut pirang sama dengan penyakit akut berbahaya biang keladi dari segala perselingkuhan dan perceraian.

Namun, mereka para blonde girls tidak mau begitu saja dijadikan sasaran empuk masyarakat. Para wanita berambut pirang membela diri dengan keras kalau mereka tidak hanya memikirkan tentang ataupun bergelut di sekitar dunia seks belaka, namun toch... sama sekali bukan salah mereka kalau mereka terlihat seksi dengan kepirangan rambut mereka.

Sekalipun banyak blonde girls yang bertingkah seronok dengan keseksiannya serta menjadi penggoda yang andal, namun BUKAN berarti semua wanita pirang adalah penggoda nomor satu bagi kaum adam dan musuh nomor satu bagi kaum hawa.

Mereka mengatakan dalam pembelaan mereka bahwa kesuksesan wanita menggoda lelaki hingga berpaling dari pasangannya bukan karena wanita itu berambut pirang, namun karena wanita tersebut mempunyai “Blonde’s Attitude”!

Wanita yang bangga memamerkan kesuksesan yang didapat setelah tidur dengan seseorang (bukan seseorang yang tidur dengan siapa saja namun tidak pernah sukses) menurut mereka adalah wanita yang mempunyai blonde’s attitude.

Blonde’s attitude bukanlah milik blonde girls semata-mata, namun setiap wanita berambut apapun bisa mempunyai blonde’s attitude. Wanita pirang, sekalipun sintal dan cantik belum tentu mempunyai blonde’s attitude, salah satu contoh dari wanita pirang terkenal tokoh kelas atas, tak lain dan tak bukan adalah Hillary Clinton. Seorang wanita pirang yang tidak dapat disangkal lagi kepandaian dan kesuksesan otaknya, melebihi kesintalan dadanya. Namun dia terpaksa harus menerima kenyataan suaminya terjatuh terkaing-kaing dalam pelukan seorang brunette. Seorang brunette yang mempunyai blond’s attitude!

Anne Roumanoff seorang humorist Parisien Perancis mengupas la blonde attitude (blonde’s attitude) dengan gayanya yang khas mengundang tawa baik segar maupun kecut. Menurutnya, seorang wanita yang mempunyai blonde’s attitude tidak harus selalu blonde, namun yang pasti wanita itu memenuhi 6 syarat utama:
  1. Berdiri dengan tegak membusungkan dada, percaya diri kalau setiap jengkal bagian tubuhnya merupakan senjata ampuh untuk menaklukan kaum pria. Jangan lupa ukuran 36B bulat sintal optimal lebih berdaya guna dan efektif daripada merubah ukuran menjadi 38E melebar.
     
  2. Saat berbicara dengan pria, wanita dengan blonde’s attitude wajib membelalakkan mata memandang terpesona tanpa lupa membuka bibir sedikit melebar. Menganga dengan sikap yang seksi sambil tak lupa sesekali mengeluarkan desahan “ ah... ah... ah...” manja di sela-sela pembicaraan serta sabar menjadi pendengar setia. Jangan lupa juga untuk mengangguk-angguk tanda setuju serta menyela dengan desahan-desahan mengundang “ ah... oh... ah...” , sekalipun tidak memahami satu kata pun.
     
  3. Seorang wanita yang mempunyai blond’s attitude harus bersikap sebodoh mungkin. Jangan lupa, untuk mempunyai blonde’s attitude yang sempurna dibutuhkan kecerdasan tinggi untuk membodohi lelaki dengan bersikap sebodoh mungkin! Mempunyai dada penuh bulat bukan berarti mempunyai otak berkapasitas kosong melompong.
     
  4. Memiliki/mengganti nama yang bernuasa eksotis dan bisa menawarkan mimpi bagi para pria. Misalnya nama berakhiran “A” seperti Pamela, Loana, Madonna atau nama yang memberikan rasa “On” seperti Camerron.
     
  5. Saat berdansa, seorang wanita yang memiliki blonde’s attitude harus mampu berbicara dengan bahasa tubuh semaksimal mungkin tanpa menimbulkan kesan murahan. Maksimalkan gerakan di bagian dada dan panggul dengan gerakan melingkar sempurna percaya diri tanpa perlu menggoyangkan kepala berlebihan, dan sekali lagi jangan lupa, bersikaplah tanpa dosa dan tampakkan wajah bodoh dengan elegan.
     
  6. Saat kaum pria melontarkan lelucon basi bertemakan blonde girls, wanita yang mempunyai blonde’s attitude harus mampu tertawa manja terbahak-bahak hingga mengeluarkan air mata sambil berkata, “ha ha ha... untung maskara saya waterproof, ha ha ha...”



Jadi, satu pesan untuk kaum wanita. Janganlah berprasangka buruk pada blonde girls, namun berhati-hatilah dengan wanita berambut warna apapun yang memiliki blonde’s attitude.


Waspadalah...
 

Arita-CH
Une brunette qui n’a pas la blonde attitude (juré!).

0 comments: